Parameter Pencarian

data ke 1 - 20 dari 558
« 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 »

Daftar Tahapan RSNI
No Dok. yang telah dihasilkan Nomor RSNI Panitia Teknis Tahun Judul ICS Ruang Lingkup Status
Judul Indonesia Judul Inggris Baru Revisi
1 RSNI3 RSNI3 4594:2010 71-01-S3 2010 Detergen serbuk - 71.100.99 baru
2 RSNI3 RSNI3 2043:2010 65-04-S1 2009 Kemasan anak ayam umur sehari/kuri - Syarat mutu dan metode uji - 65.060.01 Standar ini menetapkan syarat mutu dan metode uji kemasan anak ayam umur sehari/kuri dengan bahan dasar karton. baru
3 RSNI3 RSNI3 2044:2010 65-04-S1 2009 Alat pengangkut anak ayam umur sehari/kuri tipe tertutup di darat - Syarat mutu dan metode uji - 65.060.01 Standar ini menetapkan syarat mutu dan metode uji alat pengangkut kuri tipe tertutup di darat. baru
4 RSNI3 RSNI3 7653:2010 65-04-S1 2009 Mesin penepung bahan pakan ternak tipe piringan (disk mill) - Unjuk kerja dan metode uji - 65.060.01 Standar ini menetapkan spesifikasi teknis, unjuk kerja dan metode uji mesin penepung bahan pakan ternak tipe piringan (disk mill) dengan tenaga penggerak motor. baru
5 RSNI3 RSNI3 7654:2010 65-04-S1 2009 Mesin pencampur (mixer) pakan ternak horizontal tipe pedal - Unjuk kerja dan metode uji - 65.060.01 Mesin pencampur (mixer) pakan ternak horizontal tipe pedal - Unjuk kerja dan metode uji baru
6 RSNI3 RSNI3 3141.1:2010 67-03 2009 Susu segar-Bagian 1: Sapi - 67.100.01 Standar ini menetapkan persyaratan mutu, pengambilan contoh, pengujian, pengemasan, dan pelabelan susu sapi segar. Standar ini digunakan hanya untuk susu sapi segar sebagai bahan baku pengolahan lanjut. baru
7 PNPS 75-01-S1 2009 Industri minyak dan gas bumi— Pelapis luar pipa alir pendam atau benam dalam sistem transportasi pipa alir Bagian 2: Pelapisan dengan fusion-bonded epoxy (FBE) Petroleum and natural gas industries — External coatings for buried or submerged pipelines used in pipeline transportation Systems Part 2: Fusion-bonded epoxy coatings 75.200 Bagian dari SNI ISO 21809-2:XXXX ini menentukan persyaratan untuk kualifikasi, penerapan, pengujian dan penanganan material untuk pelapisan luar FBE satu lapis di pabrik sebagai pelindung korosi bagi pipa baja yang digunakan dalam sistem transportasi pipa alir untuk industri perminyakan dan gas bumi sebagaimana didefinisikan pada ISO 13623. baru
8 RSNI3 RSNI3 7642:2010 13-06 2008 Tata cara pemanfaatan oli bekas untuk campuran amonium nitrat dengan fuel oil pada tambang terbuka - 13.030.99 Standar ini meliputi istilah dan definisi, prinsip, peralatan dan bahan peledak curah serta cara pemanfaatan oli bekas untuk campuran fuel oil dengan amonium nitrat pada peledakan di tambang terbuka. baru
9 RSNI3 RSNI3 4931:2101 73-01 2008 Briket batubara klasifikasi, syarat mutu dan metode pengujian - 73.040 Standar ini meliputi klasifikasi, syarat mutu, dan metode pengujian briket batubara terkarbonisasi, tanpa karbonisasi, dan briket bio-batubara untuk bahan bakar baik bagi industri kecil maupun rumah tangga. revisi
10 RSNI3 RSNI3 2332.9:2010 65-05 2009 Cara uji mikrobiologi - Bagian 9: Penentuan Staphylococcus aureus Microbialogy testing method - Part 9 products determination Staphylococcus Aureus 67.050 Berlaku untuk pengujian Staphylococcus Aureus dan olahannya revisi
11 RSNI3 RSNI3 6989.79:2010 13-03-S1 2010 Air dan air limbah – Bagian 79: Cara uji nitrat (NO3--N) dengan Spektrofotometer UV-Visibel secara reduksi kadmium - 13.060.50 Cara Uji pengujian ini digunakan untuk menentukan kadar nitrat (NO3--N) dalam air dan air limbah secara spektrofotometri menggunakan kolom reduksi kadmium dengan kisaran pengukuran 0,01 mg sampai 1,0 mg NO3--N/L dengan tebal kuvet (path length) 1 cm atau lebih, pada panjang gelombang 543 nm. revisi
12 RSNI3 RSNI3 6989.10:2010 13-03-S1 2010 Air dan air limbah – Bagian 10 : Cara uji minyak nabati dan minyak mineral secara gravimetri - 13.060.50 Cara uji ini digunakan menentukan kandungan minyak dan lemak, minyak nabati, minyak mineral dalam air dan air limbah secara gravimetri. Cara uji ini tidak dapat digunakan untuk mengukur fraksi yang mempunyai titik didih di bawah 85°C. Cara uji ini dapat digunakan untuk contoh uji yang mengandung minyak nabati dan minyak mineral lebih besar dari 5 mg/L. revisi
13 RSNI3 RSNI3 6989.80:2010 13-03-S1 2010 Air dan air limbah – Bagian 80: Cara uji warna secara spektrofotometri - 13.060.50 Cara uji ini digunakan untuk menentukan warna air alam, air minum dan air limbah secara spektofotometri pada panjang gelombang 450 nm sampai 465 nm dengan kisaran serapan 0,005 - 0,8. Cara uji ini digunakan untuk pengukuran warna sebenarnya (true color). Apabila warna memberikan serapan lebih besar dari 0,8, maka lakukan pengenceran baru
14 RSNI3 RSNI3 6989.79:2010 13-03-S1 2010 Air dan air limbah – Bagian 79: Cara uji nitrat (NO3--N) dalam contoh uji air dan air limbah dengan Spektrofotometer UV-Visibel secara reduksi kadmium - 13.060.50 Cara Uji pengujian ini digunakan untuk menentukan kadar nitrat (NO3--N) dalam air dan air limbah secara spektrofotometri menggunakan kolom reduksi kadmium dengan kisaran pengukuran 0,01 mg sampai 1,0 mg NO3--N/L dengan tebal kuvet (path length) 1 cm atau lebih, pada panjang gelombang 543 nm baru
15 RSNI3 RSNI3 6989.78:2010 13-03-S1 2010 Air dan air limbah - Bagian 78:Cara uji raksa (Hg) secara Spektrofotometri Serapan atom (SSA)-uap dingin atau Mercury Analyzer - 13.060.50 Metode ini digunakan untuk penentuan logam raksa (Hg) total dalam air dan air limbah secara spektrofotometri serapan atom (SSA)-uap dingin pada kisaran kadar 1 g/L sampai dengan 20 g/L revisi
16 RSNI3 RSNI3 6989.77:2010 13-03-S1 2010 Air dan air limbah - Bagian 77: Cara uji sianida (CN-) secara spektrofotometri - 13.060.50 Cara uji ini digunakan menentukan kandungan Sianida (CN) dalam air dan air limbah secara kolorimetri menggunakan spektrofotometer dengan rentang kerja 0,02 mg/L – 0,2 mg/L revisi
17 RSNI3 RSNI3 6989.76:2010 13-03-S1 2010 Air dan air limbah - Bagian 76:Cara uji sianida total (CN-T) secara elektroda selektif ion - 13.060.50 Cara uji ini digunakan untuk menentukan kadar sianida total (CN--T) setelah contoh uji air dan air limbah terlebih dahulu didestilasi dengan larutan penampung bersifat alkalis (NaOH 1N) dan kadar sianida total pada destilat alkalis ini diukur menggunakan elektroda selektif ion (ESI) pada kisaran kadar 0,2 mg CN--T/L – 5,0 mg CN--T/L revisi
18 PNPS RSNI3 6989.76:2010 13-03-S1 2010 Air dan air limbah - Bagian 76 : Cara uji sianida total (CN-T) secara elektroda selektif ion - 13.060.50 Cara uji ini digunakan untuk menentukan kadar sianida total (CN--T) setelah contoh uji air dan air limbah terlebih dahulu didestilasi dengan larutan penampung bersifat alkalis (NaOH 1N) dan kadar sianida total pada destilat alkalis ini diukur menggunakan elektroda selektif ion (ESI) pada kisaran kadar 0,2 mg CN--T/L – 5,0 mg CN--T/L revisi
19 RSNI3 RSNI3 7652.5:2010 67-03-S2 2008 Pakan bibit induk (parent stock) ayam ras tipe pedaging - Bagian 5: Layer - 65.120 Standar ini menetapkan klasifikasi, persyaratan mutu, pengambilan contoh dan analisis, serta penandaan dan pengemasan untuk pakan bibit induk (parent stock) ayam ras tipe pedaging layer. baru
20 RSNI3 RSNI3 7652.4:2010 67-03-S2 2008 Pakan bibit induk (parent stock) ayam ras tipe pedaging - Bagian 4: Pre layer - 65.120 Standar ini menetapkan klasifikasi, persyaratan mutu, pengambilan contoh dan analisis, serta penandaan dan pengemasan untuk pakan bibit induk (parent stock) ayam ras tipe pedaging pre layer baru